Suasana menjelang hari raya di Indonesia selalu identik dengan tradisi mudik yang masif. Jutaan orang mulai merencanakan perjalanan pulang kampung, memicu peningkatan aktivitas di berbagai jalur transportasi utama di tanah air.
Tanda-tanda peningkatan volume kendaraan kini mulai terlihat jelas, terutama di ruas tol strategis yang menjadi gerbang keluar dari Ibu Kota. Data terbaru menunjukkan bahwa arus lalu lintas menuju luar Jakarta telah mengalami lonjakan signifikan, memberi sinyal kuat dimulainya eksodus besar-besaran.
Pada hari Kamis, 12 Maret, sebanyak 28.040 kendaraan tercatat melintasi Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), meninggalkan wilayah Jakarta. Angka ini bukan jumlah yang lazim pada hari kerja normal. Pihak pengelola tol melaporkan bahwa volume kendaraan tersebut melonjak hingga 18,87 persen di atas kondisi lalu lintas harian yang biasa.
Peningkatan drastis ini mengindikasikan bahwa gelombang awal pemudik mulai bergerak lebih awal untuk menghindari puncak kemacetan yang diperkirakan terjadi mendekati hari raya. Masyarakat diharapkan semakin waspada dan merencanakan perjalanan mereka dengan cermat mengingat potensi kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama akan terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.