Hersal Febrian Desak Polisi dan BK DPRD Touna Usut Tuntas Dugaan Pelecehan ART oleh Oknum Aleg

Sumber: portalbrita.com

Kasus dugaan pelecehan terhadap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berusia 25 tahun oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) kini menjadi sorotan publik. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk Hersal Febrian, alumni IPMI-TU Gorontalo, yang meminta penanganan serius dari aparat penegak hukum dan lembaga DPRD setempat.

Hersal menegaskan pentingnya proses hukum yang transparan dan profesional tanpa adanya intervensi politik. “Kami mendesak kepolisian segera memproses kasus ini dengan adil dan tanpa perlakuan khusus hanya karena pelaku menduduki jabatan strategis,” ujarnya pada Minggu (15/12/2025).

Desakan Penanganan Cepat dan Tegas

Tidak hanya itu, Hersal juga meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Tojo Una-Una untuk segera melakukan pemeriksaan etik terhadap oknum legislator yang terlibat. Ia menekankan bahwa jika bukti menunjukkan pelanggaran, sanksi tegas seperti pemberhentian harus langsung dijatuhkan.

Baca Juga :  Misteri 40 Hari Menghilang: Jasad Pria di Pasuruan Ditemukan Tinggal Tulang!

“BK DPRD harus bertindak cepat dan objektif. Bila terbukti pelanggaran berat yang merusak nama baik lembaga, maka pemecatan tanpa kompromi harus dilakukan,” tegas Hersal.

Baca Juga :  Bos Sritex Iwan Lukminto Ditangkap, Kasus Korupsi Kredit Bank Terkuak

Proses Laporan dan Identitas Terduga

Korban melaporkan dugaan pelecehan tersebut ke Polres Touna pada Kamis, 11 Desember 2025, dengan nomor laporan LP/B/342/XII/2025/SPKT/POLRES TOJO UNA-UNA. Kasus ini kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian setempat.

Baca Juga :  Lebaran 2026: Jutaan Pemudik Siap Serbu Jalanan dalam 2 Gelombang!

Menurut informasi, terduga pelaku berinisial RP, yang dikenal memiliki posisi strategis di DPRD Kabupaten Tojo Una-Una. Peristiwa diduga terjadi di rumah jabatan anggota DPRD tersebut.

Ujian Integritas Lembaga dan Penegakan Hukum

Kejadian ini menjadi ujian penting bagi komitmen penegakan hukum di Tojo Una-Una, terutama dalam memastikan perlindungan bagi perempuan dan korban kekerasan seksual. Masyarakat menanti tindakan tegas dari aparat dan lembaga legislatif untuk menjaga kepercayaan publik.

Dapatkan Berita Terupdate dari MerahMaron di: