Musim kompetisi seringkali menyajikan tantangan tak terduga, dan Arsenal merasakannya betul. Setelah tampil perkasa di Liga Primer Inggris, laju The Gunners harus terhenti di dua ajang piala domestik bergengsi. Kandas di Piala Liga (Carabao Cup) serta Piala FA, kini seluruh fokus tim London Utara itu bergeser total ke pentas Eropa.
Dengan semangat yang membara, manajer Mikel Arteta mengungkapkan bahwa tim asuhannya kini memendam hasrat besar untuk meraih kejayaan di kompetisi antarklub benua biru. Rasa lapar akan trofi Eropa ini menjadi motivasi utama mereka saat bertandang ke markas Sporting CP dalam babak 16 besar Liga Europa.
Arsenal Gagal di Piala Domestik, Liga Europa Jadi Pelipur Lara?
Perjalanan Arsenal di kancah domestik musim ini memang campur aduk. Meski mendominasi Liga Primer dan memimpin klasemen, mereka harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Carabao Cup dan Piala FA. Hasil ini tentu mengecewakan para penggemar yang sangat mendambakan trofi di setiap kompetisi yang diikuti.
Namun, kegagalan di piala domestik tak lantas membuat semangat juang pasukan Meriam London padam. Justru sebaliknya, Mikel Arteta menegaskan bahwa pengalaman tersebut telah memantik api motivasi yang lebih besar di skuadnya. Kini, Liga Europa menjadi satu-satunya jalur piala yang realistis bagi mereka untuk mengangkat trofi selain ambisi menjuarai Liga Primer Inggris.
Arteta secara eksplisit menyampaikan bahwa para pemainnya memiliki ‘rasa lapar’ yang lebih kuat untuk menorehkan sejarah di kompetisi Eropa. Pernyataan ini menunjukkan tekad bulat untuk memberikan segalanya demi melangkah sejauh mungkin di Liga Europa. Pertandingan krusial melawan Sporting CP di Lisbon akan menjadi ujian pertama untuk membuktikan janji tersebut, sekaligus menguji seberapa besar keinginan mereka untuk menggenggam piala di akhir musim.