Revolusi Digital Sekolah Rakyat: Kominfo Pastikan Jaringan Internet Terjamin

**Sekolah Rakyat: Mimpi Wong Cilik Terwujud Berkat Digitalisasi!**

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo) berkomitmen penuh mendukung program Sekolah Rakyat, sebuah mandat langsung Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Sosial. Program ini bukan sekadar pendidikan, melainkan upaya nyata mengintegrasikan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi kemiskinan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan Sekolah Rakyat didirikan berdasarkan tiga prinsip utama arahan Presiden Prabowo: memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memberdayakan yang dianggap mustahil. “Dengan Sekolah Rakyat, mimpi-mimpi mereka terbuka. Mereka yang putus asa kini kembali punya harapan, melahirkan pemungkin-pemungkin baru. Presiden menegaskan agar kita melihat yang tidak tampak, yang grassroot, yang nyaris tidak terdengar,” ujar Mensos saat bertemu Wakil Menteri Kominfo.

Baca Juga :  Jabar Peringkat Berapa? Ini 10 Provinsi dengan Internet Tercepat di Indonesia

Wakil Menteri Kominfo, Angga Raka Prabowo, menambahkan Sekolah Rakyat sebagai wujud integrasi program pengentasan kemiskinan. “Sekolah Rakyat adalah miniatur program integratif. Orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki, masuk ke koperasi desa, anak dan keluarganya mendapat layanan kesehatan. Semua aspek disentuh,” jelasnya.

Untuk keberhasilan program, Wamen Angga menekankan pentingnya infrastruktur internet, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kominfo siap membantu memastikan konektivitas internet di lokasi Sekolah Rakyat.

Selain itu, Kominfo akan memperkuat komunikasi publik lewat kanal digital agar manfaat Sekolah Rakyat lebih dikenal luas. “Saya melihat langsung di Bogor, ada anak pemulung yang bisa sekolah di Sekolah Rakyat. Kisah seperti ini harus diketahui publik, karena inilah wajah nyata program Presiden untuk wong cilik,” kata Wamen Angga.

Baca Juga :  Gawat! Trump Ancam Balas Iran Usai Serang Kuwait & Israel

Sekjen Kominfo, Ismail, mengungkapkan lima dukungan digitalisasi untuk Sekolah Rakyat: penyediaan internet, penguatan komunikasi publik, integrasi platform digital, pelatihan digital untuk guru, dan pemanfaatan pusat data nasional untuk pengelolaan data program. “Kami punya jaringan ekosistem digital, termasuk startup dan platform yang bisa dilibatkan. Jika ada kebutuhan data, Komdigi sudah menyiapkan program pusat data nasional untuk mendukung Sekolah Rakyat,” jelas Ismail.

Baca Juga :  Terungkap! Progres Normalisasi Sungai Pasca Bencana di Sumatera Capai 48%

Dengan dukungan Kominfo, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi lebih dari sekadar sekolah alternatif, tetapi juga gerakan inklusif yang berkontribusi pada pengentasan kemiskinan di Indonesia. Program ini terbukti mampu membuka peluang bagi anak-anak kurang mampu untuk menggapai pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

Program Sekolah Rakyat ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya, khususnya mereka yang berada di lapisan paling bawah. Dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan, diharapkan Sekolah Rakyat dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Dapatkan Berita Terupdate dari MerahMaron di: