Hujan deras tak henti mengguyur wilayah Bogor, menyisakan cerita pilu bagi warga di kawasan Tamansari. Air bah tiba-tiba meluap, merendam sejumlah ruas jalan dan bahkan memasuki permukiman penduduk. Peristiwa ini bukan sekadar luapan air biasa, melainkan dampak serius dari drainase yang tersumbat material proyek pembangunan gedung.
Kondisi mencekam itu terjadi di tengah derasnya curah hujan, mengubah jalanan menjadi sungai dadakan dan memicu kepanikan warga. Material sisa proyek konstruksi, termasuk tumpukan batu yang berserakan di jalan, menjadi biang keladi utama. Sumbatan ini secara efektif menghalangi aliran air hujan, mengakibatkan genangan meluas dengan cepat hingga mencapai ketinggian yang mengkhawatirkan.
Laporan menyebutkan bahwa genangan air menutupi sejumlah jalan raya vital, mengganggu aktivitas lalu lintas dan mobilitas warga. Tak hanya itu, air kotor bercampur lumpur juga menyerbu rumah-rumah penduduk, meninggalkan jejak kekacauan dan kerugian material. Meskipun kini banjir telah berangsur surut, insiden ini kembali menyoroti pentingnya pengelolaan limbah proyek dan pemeliharaan infrastruktur drainase kota yang optimal agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.