Bambang SN Raih Takhta Pedals30: Ambisi Besar 2025-2028, Ada Kejutan?

Jakarta – Komunitas Pedals30, yang berpusat di Jakarta, telah melaksanakan Rapat Umum Anggota (RUA) ke-II pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Agenda utama rapat ini meliputi pemilihan ketua umum baru untuk periode 2025-2028, serta pembahasan dan pengesahan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. RUA yang dihadiri oleh pengurus, pengawas, dan anggota aktif ini menghasilkan beberapa keputusan penting yang akan membawa dampak signifikan bagi perkembangan komunitas.

Rapat yang digelar di Mula, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan ini menandai babak baru bagi Pedals30. Pemilihan ketua umum baru menjadi sorotan utama, mengingat peran krusial kepemimpinan dalam menentukan arah dan strategi komunitas ke depan. Selain itu, perubahan AD/ART diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan adaptabilitas organisasi terhadap dinamika yang ada.

Pemilihan Ketua Umum dan Perubahan AD/ART

Penetapan Bambang SN sebagai Ketua Umum

Rapat Umum Anggota (RUA) ke-II Pedals30 secara resmi menetapkan Bambang SN sebagai Ketua Umum periode 2025-2028. Penetapan ini dilakukan setelah melalui serangkaian proses yang dimulai dengan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, yang dipimpin oleh Muhammad Ircham. Laporan tersebut diterima dengan baik oleh seluruh peserta rapat, menandai berakhirnya masa jabatan pengurus sebelumnya.

Baca Juga :  Tragedi Bar Carolina Selatan: Rentetan Peluru Mematikan, Mungkinkah Ada Motif Tersembunyi?

Suasana Rapat Umum Anggota Ke-II PEDALS 30 Jakarta (Hika/Benksq )

Proses Pemilihan yang Aklamasi

Awalnya, terdapat dua calon yang lolos verifikasi untuk memperebutkan kursi ketua umum, yaitu Bambang SN dan Muhammad Ircham. Namun, Muhammad Ircham kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dari pencalonan. Keputusan ini membuat Bambang SN menjadi calon tunggal dan akhirnya terpilih secara aklamasi oleh seluruh peserta RUA.

Perubahan AD/ART

Selain pemilihan ketua umum, RUA ke-II juga membahas dan mengesahkan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Perubahan ini mencakup beberapa poin penting, di antaranya:

Baca Juga :  Bawang Merah Brebes Go Internasional! Hilirisasi Kunci Emas Petani
  • Penghapusan jabatan Wakil Ketua
  • Pelimpahan tugas kepada Sekretaris Jenderal
  • Penegasan prosedur pengunduran diri anggota
  • Perubahan AD/ART ini mulai berlaku efektif sejak tanggal 18 Oktober 2025. Diharapkan, perubahan ini dapat meningkatkan efisiensi kerja organisasi serta memperkuat tata kelola komunitas.

    Visi dan Misi Ketua Umum Terpilih

    Dalam penyampaian visi dan misi, Bambang SN menekankan beberapa hal penting yang akan menjadi fokus utama kepemimpinannya. Ia berkomitmen untuk membawa Pedals30 ke arah yang lebih baik dengan beberapa program strategis.

    Konsolidasi Internal: Bambang SN menekankan pentingnya memperkuat soliditas di internal komunitas. Hal ini mencakup peningkatan komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antar anggota.

    Penguatan Program Komunitas: Fokus pada pengembangan program-program yang relevan dengan tujuan komunitas, seperti dokumentasi sosial, edukasi publik, dan advokasi kebijakan berbasis warga.

    Perluasan Jaringan Kolaborasi: Membangun dan mempererat hubungan dengan berbagai pihak, baik organisasi lain maupun pihak eksternal lainnya.

    Baca Juga :  Taman Bendera Pusaka: Surga Akhir Pekan Keluarga di Jakarta Selatan!

    Transparansi dan Keberlanjutan: Komitmen terhadap keterbukaan informasi dan pengelolaan organisasi yang berkelanjutan.

    Muhammad Ircham: Muhammad Ircham dipercaya kembali sebagai Sekretaris, dan Dwi Sotjoningroem (Ninink) sebagai Bendahara.

    Penutupan Rapat dan Harapan ke Depan

    Rapat Umum Anggota (RUA) ke-II Pedals30 ditutup secara resmi oleh pimpinan sidang, yang menandai berakhirnya rangkaian acara dengan suasana yang kondusif. Notulen rapat ditandatangani oleh Tenri Gau selaku notulis dan disahkan oleh pimpinan sidang.

    Dengan terpilihnya Bambang SN sebagai Ketua Umum dan disahkannya perubahan AD/ART, Pedals30 memasuki babak baru. Diharapkan, komunitas ini akan semakin solid, adaptif, dan mampu berkontribusi lebih besar dalam berbagai aspek sosial. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu mendorong Pedals30 untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    RUA ke II juga menjadi momentum reflektif bagi anggota untuk menegaskan komitmen terhadap nilai-nilai partisipatif dan akuntabel. Perubahan AD/ART menjadi landasan baru dalam tata kelola komunitas yang adaptif dan responsif.

    Pedals30, yang berbasis di Jakarta, terus menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan ruang kolaborasi lintas sektor. Dengan kepemimpinan Bambang SN, komunitas ini memasuki babak baru yang menjanjikan arah strategis lebih terukur.

    Dapatkan Berita Terupdate dari MerahMaron di: