Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan oleh jutaan masyarakat Indonesia. Perjalanan pulang kampung, bertemu sanak saudara, serta merayakan hari raya suci, semuanya menyatu dalam euforia tahunan ini. Namun, di balik kegembiraan tersebut, tantangan keselamatan di jalan raya senantiasa menjadi perhatian utama bagi pihak berwenang.
Menyadari pentingnya aspek keamanan, Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri mengambil langkah inovatif untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung aman dan nyaman. Bukan dengan imbauan biasa, kali ini mereka memilih jalur yang lebih kreatif dan mudah diingat: sebuah lagu. Inisiatif unik ini diharapkan mampu meresap ke hati para pemudik, mengubah perilaku di jalan, demi mudik Lebaran 2026 yang lebih tertib dan minim insiden.
Lagu berjudul ‘Mudik Tertib, Ojo Kesusu’ resmi diluncurkan oleh Kakorlantas Polri sebagai bagian integral dari kampanye keselamatan mudik Lebaran 2026. Judul yang memadukan bahasa Indonesia dan Jawa ini langsung menangkap esensi pesan utamanya: ‘Ojo Kesusu’, yang berarti ‘jangan terburu-buru’.
Pesan ‘jangan terburu-buru’ ini bukan sekadar ajakan biasa. Kakorlantas menekankan bahwa tergesa-gesa di jalan raya kerap menjadi pemicu utama kecelakaan. Melalui irama dan lirik yang mudah dicerna, lagu ini diharapkan mengingatkan pengendara untuk selalu menjaga batas kecepatan, beristirahat jika lelah, tidak memaksakan diri, serta selalu memprioritaskan keselamatan diri dan pengguna jalan lain. Ini adalah fondasi penting untuk mewujudkan perjalanan mudik yang selamat dan lancar.
Penggunaan media lagu dipilih karena dianggap lebih efektif dalam menjangkau khalayak luas dan menyampaikan pesan secara persuasif. Lagu memiliki kekuatan untuk menembus batas usia dan latar belakang, menjadikannya sarana komunikasi yang sangat kuat. Diharapkan, melodi dan lirik ‘Mudik Tertib, Ojo Kesusu’ akan terus terngiang di benak para pemudik, menjadi pengingat konstan sepanjang perjalanan mereka menuju kampung halaman.
Dengan kampanye yang kreatif dan inovatif ini, Kakorlantas Polri menunjukkan komitmen serius dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026. Melalui kolaborasi antara edukasi, penegakan hukum, dan kini sentuhan seni, tujuan besar untuk menciptakan mudik yang aman, lancar, dan berkesan positif bagi seluruh masyarakat Indonesia dapat terwujud.