Kota Batu merayakan HUT ke-80 Jawa Timur dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan warganya. RSUD Karsa Husada Batu menggelar bakti sosial kesehatan dan donor darah besar-besaran di Pasar Among Tani pada Rabu, 23 Oktober 2025. Ratusan warga antusias memadati lokasi sejak pagi buta untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan dunia usaha terjalin erat dalam kegiatan ini, dengan dukungan dari PMI Kabupaten Malang, Bank Jatim, dan UPD Pasar Among Tani. TP PKK Kota Batu turut hadir memeriahkan dan mendukung kelancaran acara.
Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis

Sambutan dan Apresiasi
Dr. Benny, mewakili Direktur RSUD Karsa Husada, menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam mendekatkan layanan rumah sakit kepada masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga dan semua pihak yang telah mendukung kesuksesan acara.
Berikut adalah pernyataan Dr. Benny:
“Ini adalah upaya kami untuk semakin mendekatkan layanan rumah sakit kepada warga. Daripada warga yang datang ke rumah sakit, kali ini kamilah yang datang ke tengah-tengah masyarakat,”
Pentingnya Gizi Seimbang
Ahli gizi dari RSUD Karsa Husada memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya gizi seimbang. Mereka menekankan pentingnya tidak hanya mengonsumsi nasi, tetapi juga melengkapi dengan lauk pauk, sayur, dan buah-buahan.
Berikut adalah pernyataan Dwi, ahli gizi:
“Kita kenali dulu, biar kita sayang pada tubuh kita sendiri. Jangan hanya makan nasi, tapi lengkapi dengan lauk pauk, sayur, dan buah,”
Suasana dan Manfaat
Suasana acara sangat akrab, dengan warga yang tertib mengantre. Snack dan minuman dibagikan kepada warga, dan hadiah menarik diberikan kepada pendonor darah sebagai bentuk apresiasi.
Acara yang berlangsung selama sehari ini meninggalkan kesan mendalam dan memberikan manfaat kesehatan nyata bagi masyarakat Kota Batu.


