Mahasiswa UKT, Praktek Mata Kuliah Masih Berbayar

UKT copy
Ilustrasi

MeMar-UNG. 2013 adalah tahun berlakunya Uang Kuliah Tunggal (UKT), di beberapa universitas yang ada di indonesia termasuk UNG.

Pada berita sebelumnya wakil rektor mengatakan bahwa “PPL I itu nantinya kita akan free (gratis) kan. Karena setelah kita tahu bahwasanya PPL I itu di dalam kampus, kemudian menjadi bagian SKS. Tetapi mulai di angkatan  yang sebelum 2013”.

(baca : Carut-Marut UKT di UNG)

Pernyataan itu tidak berlaku di jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Praktikum Kesmas Dasar masih berbayar. Mahasiswa Kesmas angkatan 2013 yang sudah masuk dalam biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT), masih dimintai biaya praktek sebesar Rp. 500.000.

(18/04) Ketua Jurusan (Kajur) Kesmas saat dimintai keterangan mengenai pembayaran Praktikum Kesmas Dasar itu, ia tidak bersedia memberikan keterangan. Hanya saja  mengatakan dari dalam ruangan bahwa ,“tidak ada masalah di Jurusan Kesmas”.

Sama halnya dengan Kajur, Ketua HMJ Kesmas saat ditanya mengenai pungutan Praktikum, ketua HMJ tidak mau mau membicarakan hal tersebut, “tidak ada masalah di Kesmas. Kalaupun ada masalah itu urusan internalnya kami di dalam jurusan. tidak perlu diumbar-umbar keluar” tandas Ketua HMJ Kesmas.

(07/04) ketua senat mahasiswa FOK menanggapi hal ini dengan maksud mengadakan audiensi dengan Dekan FOK.  Namun Dekan menolak berbicara dengan Senat, dengan alasan anak-anak olahraga (Jurusan Olahraga) tidak seharusnya mencampuri urusan Kesmas.

Sementara itu ketua senat mahasiswa FOK kecewa dengan pernyataan itu, “nah, kami perjelas lagi, bahwa kami tidak bawa nama bendera, tidak bawa nama jurusan, atau sekat-sekat apapun. kami masuk karena kami adalah wadah penampung aspirasi dari seluruh mahasiswa, baik olahraga maupun kesehatan. Tapi kan kenyatanya demikian, tidak digubris,” jelas Ahmad Yani, mahasiswa jurusan olahraga dan juga sebagai ketua senat mahaiswa FOK.

Praktikum Kesmas Dasar, merupakan salah satu praktikum dari delapan mata kuliah pilar di Jurusan Kesmas, Matakuliah yang sudah masuk dalam kurikulum KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia).

(18/04) Pada saat kru memar meminta penjelasan pada Ibu Dekan mengenai praktik dasar menjelaskan, “dia prakteknya di luar kampus, kalo yang UKT itu dalam kampus. cuma kita ambil alih, supaya mereka tidak banyak keluar biaya, kita bikin disini (Lab Kesehatan)” ujar Lintje Boekoesoe selaku dekan FOK.

Dia juga menambahkan bahwa praktek kesmas dasar ini rencananya akan dilakukan di Universitas Hasanudin, di Lab Terpadu, Makassar. “Coba bayangkan biaya pulang pergi (Gorontalo-Makassar) sekarang 1 juta setengah, mereka tinggal di kos bayar sendiri. misalkan 300 ribu 1 minggu, totalnya (menjadi) 2 juta seratus ribu, tambah tiket pesawat 3 jutaan, ditambah makan. (Jumlah total biaya) 5 jutaan kalo mereka berangkat kesana, dan itu tidak masuk UKT, 5 juta sapa yang bayar? UKT! SPP (baca:UKT) cuma 2 juta 5 ratus ribu, logis kan,” jelas Lintje.

“Mengenai pembayaran praktek itu (Rp. 500.000) akan digunakan untuk mengadakan bahan-bahan praktikum, seperti alkohol, klorofom, eter, formalin dan sebagainya” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II saat dimintai keterangan terkait UKT dan Praktikum Dasar Kesmas ini tidak dapat ditemui (25/05). Melalui sekretaris pribadi, ia mengatakan bahwa Wakil Rektor II belum bisa memberikan keterangan mengenai persoalan ini. Iy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.