Langkah Konkrit Pelestarian Bahasa Gorontalo

incubator-wikipedia-bahasa-gorontalo.jpg
Halaman utama dari Wikimedia Incubator Bahasa Gorontalo

MeMar-Gorontalo. Wikipedia merupakan salah satu produk dari Yayasan Wikimedia. Laman yang juga disebut sebagai Ensiklopedia Bebas ini berisi berbagai pengetahuan. Uniknya, laman ini bisa diolah dengan berbagai bahasa, bahkan sudah ada beberapa Wikipedia yang berbahasa daerah, misalnya Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda.

Abdi Gunawan, melalui kelas Akademi Berbagi (Akber) yang digelar di Kedai Kopi Maksoed, tepatnya di halaman sekretariat Aliansi Jurnalis Independen Kota Gorontalo, pada Sabtu malam (10/4). Membuat satu terobosan lama yang terdengar baru, “Digitalisasi Bahasa Gorontalo Melalui Wikipedia”.

Terobosan ini menurut Abdi, sebenarnya sudah dibuat sejak tahun 2010 dengan langkah awal membuat Wikimedia Incubator yang merupakan tahap persiapan, atau uji coba sebelum Wikipedia siap diluncurkan.

Saat ini untuk bisa mengakses Wikipedia berbahasa Gorontalo, sudah dipersiapkan Wikimedia Incubator dengan alamat https://incubator.wikimedia.org/wiki/Wp/gor/Halaman_bungaliyo yang nantinya bakal menjadi gor.wikipedia.org (“gor” merupakan kode Bahasa Gorontalo).

Menurutnya, Wikimedia Incubator Bahasa Gorontalo ini baru dikelola oleh dua orang saja, dirinya dan Marwan Mohamad. Sejak tahun 2010 sampai sekarang, berdua bisa menghasilkan 379 artikel berbahasa Gorontalo.

Eko Putra Nasaru, sebagai pemateri sekaligus pengelola Akber Gorontalo berpendapat, bahwa terobosan ini adalah cara baru untuk mempertahankan Bahasa Gorontalo sebagai identitas, ketimbang program pemerintah yang dinilainya masih menggunakan cara-cara tradisional yang kurang efektif.

“Pemerintah masih menggunakan cara-cara tradisional untuk belajar bahasa Gorontalo. Teman-teman jangan tunggu program pemerintah dan hanya sebatas slogan saja” katanya di sela kelas berlangsung.

Proyek Wikipedia Bahasa Gorontalo ini, kurun waktu sejak pertama kali dibuat halaman Wikimedia Incubator-nya, pernah vakum dan baru diaktifkan kembali oleh Marwan pada tahun 2014. Masalah yang mereka hadapi adalah kekurangan kontributor untuk mengisi halaman.

“2014 kemarin Pak Marwan berusaha untuk mencari kontributor. Terutama masalahnya karena penulisan artikel harus berbahasa Gorontalo. Agak sulit untuk merekrut orang yang bisa menulis menggunakan Bahasa Gorontalo” tutur Abdi.

Abdi juga mengharapkan agar pemerintah bisa ambil andil dalam proyek mereka ini “karena contohnya, ada satu bahasa di Rusia, karena didorong oleh pemerintah akhirnya mereka punya banyak kontributor, sampai ratusan lebih. Meskipun artikelnya baru tidak sampai 300 atau kurang lebih dari itu. Dan itu langsung muncul ke Wikipedia”.

Pada kelas ini Abdi dengan dukungan Marwan rencananya akan merekrut kontributor baru, mereka juga akan memberikan penghargaan berupa uang tunai untuk 3 kontributor yang paling banyak menulis arikel Bahasa Gorontalo di Proyek Wikipedia Bahasa Gorontalo ini.

(DF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.