Suasana kegembiraan sebuah hajatan di Purwakarta mendadak berubah menjadi duka mendalam. Pesta yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi justru diwarnai aksi kekerasan brutal yang merenggut nyawa seseorang. Insiden tragis ini dengan cepat menyebar, menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
Korban, yang diidentifikasi sebagai Dadang, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi sasaran pengeroyokan. Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk bergerak. Setelah penyelidikan intensif, pelaku utama pengeroyokan maut tersebut akhirnya berhasil diidentifikasi dan menjadi target utama pengejaran.
Pelaku Terendus Saat Berusaha Kabur
Jajaran Kepolisian Resor Purwakarta menunjukkan respons cepat dan profesional dalam menangani kasus ini. Setelah mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi, nama Yogi Iskandar muncul sebagai terduga pelaku utama.
Petugas langsung melancarkan perburuan. Terendus bahwa Yogi Iskandar tengah berupaya melarikan diri untuk menghindari jeratan hukum. Upaya pelarian Yogi membawanya hingga ke wilayah Cianjur, sebuah kota yang berjarak cukup jauh dari lokasi kejadian. Namun, kejelian dan kegigihan aparat kepolisian membuahkan hasil. Yogi berhasil dibekuk saat sedang berusaha menyamarkan jejaknya di Cianjur.
Penangkapan Yogi Iskandar menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus pengeroyokan yang menewaskan Dadang. Kini, pelaku telah diamankan dan proses hukum lebih lanjut akan segera berjalan. Aparat berjanji akan menuntaskan kasus ini seadil-adilnya, memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.