Perjalanan Newcastle United di panggung Liga Champions musim ini harus berakhir dengan episode yang sangat pahit, bahkan bisa dibilang tragis. Ekspektasi tinggi dan semangat juang yang mengiringi langkah mereka di babak 16 besar akhirnya pupus di tangan raksasa Spanyol, Barcelona.
Harapan untuk menciptakan kejutan besar di kompetisi paling elite Eropa itu sempat membumbung tinggi. Publik pencinta sepak bola menyaksikan bagaimana ‘The Magpies’ berusaha memberikan perlawanan yang gigih, khususnya saat menghadapi leg kedua babak 16 besar. Paruh pertama pertandingan, yang berlangsung di markas Barcelona, menyajikan duel yang ketat dan penuh ketegangan, di mana skor masih relatif berimbang, menjaga asa bagi tim tamu untuk melaju ke fase berikutnya.
Namun, semua berubah drastis setelah jeda. Babak kedua menjelma menjadi mimpi buruk tak terbayangkan bagi skuad Newcastle. Pertahanan mereka seolah runtuh, tidak mampu membendung gelombang serangan tanpa henti yang dilancarkan oleh tim Catalan. Dominasi Barcelona begitu mutlak dan brutal.
Tim tuan rumah tanpa ampun membombardir gawang ‘The Magpies’, mengukir total tujuh gol ke jala mereka. Newcastle hanya mampu membalas dua gol, mengakhiri laga dengan skor telak 7-2. Kekalahan masif ini secara terang-terangan menandai antiklimaks sejati bagi perjalanan mereka di Liga Champions.
Apa yang semula diharapkan sebagai pertarungan sengit hingga menit-menit akhir, justru berujung pada pembantaian yang memilukan. Performa impresif di paruh pertama sirna ditelan gelombang dominasi Barcelona, meninggalkan luka mendalam dan kekecewaan bagi para penggemar setia klub di seluruh dunia.